SAMPANG – lintasmadura.com – Penggunaan jaring bolga di wilayah pesisir Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura kembali dikeluhkan para nelayan kecil.

Alat tangkap tersebut dinilai merusak ekosistem laut karena menangkap berbagai jenis ikan tanpa seleksi, termasuk ikan-ikan kecil yang belum layak konsumsi maupun berkembang biak.

Keluhan itu disampaikan sejumlah nelayan tradisional di pesisir Camplong yang mengaku hasil tangkapan mereka terus menurun dalam beberapa bulan terakhir.

Mereka menduga maraknya penggunaan jaring bolga menjadi salah satu penyebab berkurangnya populasi ikan di perairan setempat.

Salah seorang nelayan kecil asal pesisir Camplong, Rahmat (47), mengatakan penggunaan jaring bolga sangat merugikan nelayan tradisional karena menyapu hampir seluruh biota laut yang dilewati.

“Kalau bolga sudah turun ke laut, ikan kecil juga ikut terjaring. Akibatnya ikan makin sedikit dan kami nelayan kecil kesulitan mencari hasil tangkapan,” ujarnya, Jumat (08/05/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada penghasilan nelayan harian, tetapi juga mengancam keberlangsungan ekosistem laut dalam jangka panjang.

“Dulu sekali melaut bisa dapat cukup untuk kebutuhan keluarga. Sekarang makin susah, kadang solar habis tapi hasil tangkapan sedikit,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Hasan, nelayan tradisional asal Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Ia berharap pemerintah dan aparat terkait turun tangan melakukan pengawasan terhadap penggunaan alat tangkap yang dianggap merusak lingkungan laut.

“Kami tidak melarang orang mencari nafkah, tapi jangan sampai merusak laut. Karena mereka melaut di zona nelayan kecil yaitu 2 mil dari bibir pantai. Kalau ikan kecil terus habis, nanti generasi berikutnya tidak punya hasil laut lagi,” katanya.

Para nelayan juga meminta Dinas Perikanan Kabupaten Sampang bersama aparat penegak hukum melakukan sosialisasi sekaligus penertiban terhadap alat tangkap yang dinilai tidak ramah lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan nelayan pesisir Camplong tersebut.

Wartawan media ini akan terus berupaya konfirmasi kepada pihak Satpolairrut dan Bakamla Camplong.