PAMEKASAN, lintasmadura.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Madura (UIM) berhasil membantu UMKM Desa Kadur tembus pasar swalayan. Produk lokal seperti kripik singkong dan otok kini tersedia di Swalayan NU, Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. 20/7/2025.
Pemasaran ini hasil dari komunikasi, pendampingan, dan pendekatan persuasif yang dilakukan mahasiswa. Mereka memfasilitasi dari proses awal hingga produk diterima di toko modern.
“Dulu hanya jualan di warung, sekarang sudah masuk swalayan. Kami sangat terbantu,” kata Bak Ila, produsen kripik singkong.
Mahasiswa memulai dengan mengidentifikasi produk unggulan desa. Selanjutnya mereka bantu tingkatkan kualitas kemasan dan ajukan negosiasi ke swalayan.
Pihak Swalayan NU menyambut baik kolaborasi ini. “Kami terbuka untuk produk desa yang unik dan berkualitas,” kata pengelola swalayan.
Mahasiswa juga pastikan produk memenuhi standar kebersihan dan tata letak menarik di rak penjualan. Hal ini penting untuk daya tarik konsumen.
Program ini bagian dari misi KKN-T UIM dalam penguatan ekonomi desa. Mereka hadir membawa solusi konkret dan terukur.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain. Mahasiswa UIM ingin produk lokal lebih berani bersaing di pasar modern.


