SAMPANG -, lintasmadura.com – Sudah sekitar 4 hari terakhir lampu dikawasan desa Gunung Rancak dikeluhkan warga, pasalnya sejak hari Jumat hingga Senin malam dikawasan tersebut mengalami padam listrik yang hampir berlangsung terus menerus.
Pemadaman tersebut selain terjadi disiang hari, malam hari hingga pagi hari yang menyebabkan aktivitas usaha warga terganggu.
Seperti yang dikeluhkan salah satu pengusaha ayam pedaging Suli, dirinya mengaku sejak terjadi pemadaman yang beberapa hari terakhir terjadi dikawasan tersebut Ayamnya menjadi tidak stabil.
“Sangat mengganggu sekali, karena perawatan ayam pedaging sangat bergantung pada kelistrikan,” tuturnya
Bahkan Suli mengaku jika saat ini perkembangan ayam yang dirawatnya mengalami trauma, dirinyapun mangaku sangat khawatir akibat peristiwa padam lampu tersebut membuatnya rugi.
“yang saya khawatirkan jika terus seperti ini akan berdampak negatif pada perkembangan ayam saya hingga mengakibatkan kerugian besar nantinya, seperti yang pernah dialami teman-teman saya,” imbuhnya
Sementara akibat padam yang tak menentu tersebut membuat elektronik rumah tangga ada yang rusak, seperti barang yang dimiliki oleh Basiri (45) warga setempat.
Basiri mengaku, bahwa semenjak terjadi padam tersebut kulkas dan kipas angin miliknya menjadi rusak.
“Sejak pemadaman terjadi, kipas dan kulkas dirumah saya mengalami kerusakan,” tuturnya
Basiri berharap agar permasalahan ini segera diatasi secara profesional oleh pihak PLN, agar masyarakat bisa tenang.
“Semoga segera ditangani secara profesional, kalau memang perlu mendatangkan orang yang kompeten silahkan, agar gak berlarut-larut,” imbuhnya
Sementara menanggapi hal tersebut Kepala unit layanan pelanggan PLN Ketapang Jamhuri mengakui bahwa sejak Jumat memang telah terjadi padam yang disebabkan gangguan terutama di wilayah Gunung Rancak.
Hal tersebut menurutnya karena terjadinya kebocoran pada kabel jaringan yang ada.
“Benar pak sejak Jumat terjadi padam, tapi memang murni gangguan bukan karena pemadaman, ada kabel bocor yang terus kami perbaiki,” ujarnya, Senin (8/12/25)
Jumhari mengaku pihaknya telah melakukan upaya perbaikan dengan mencari sumber permasalahan, bahkan menurutnya team dari PLN telah melakukan pencarian deteksi gangguan persepuluh meter.
“Team kami melakukan deteksi kabel persepuluh meter pak, agar bisa menemukan titik permasalahan yang ada,” imbuhnya.
Jumhari juga memohon doa agar perbaikan segera selesai sehingga listrik di masyarakat dapat segera menyala dengan baik.


