Warning: Undefined variable $args in /home/terbitan/lintasmadura.com/wp-content/themes/republikwp/inc/shortcode-related.php on line 56
SAMPANG, lintasmadura.com – beberapa anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura keluhkan keterlambatan honor.
PPS sendiri di Lantik sejak tanggal 26/05/2024 dan terhitung hingga saat ini sudah lebih satu bulan mereka menjabat sebagai badan Adhoc Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). 05/07/2024.
Bahkan salah satu Ketua PPS yang enggan disebutkan namanya mengaku jika demi kepentingan kelancaran proses pilkada, pihaknya rela berhutang untuk membiayai pelantikan Pantarlih.
“Jangankan honor mas, Anggaran untuk biaya pelantikan Pantarlih saja belum cair, hingga saya harus berhutang kepada seseorang untuk nalangi agar proses pilkada tetap berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan KPU,” akunya.
Pihaknya juga berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang untuk menekan kepada Bank rekanan yakni BTN untuk segera menyelesaikan rekening para PPS.
“Infonya saat ini pencarian honor melalui bank BTN mas, cuman sampai saat ini tabungannya pun belum kami terima, makanya kami berharap kepada KPU untuk segera menekan Bank tersebut untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai Bank penyalur,” pintanya kepada KPU.
Sementara ketua KPU Sampang Aliyanto saat dikonfirmasi mengaku jika untuk pencarian honor PPS Pilkada ini menggunakan bank BTN sebagai penyalur.
“untuk Pilkada kami pake bank BTN dan masih proses pembuatan rekening, skrg msh proses administrasi,” kata Aliyanto Ketua KPU.
Saat disinggung kapan PPS akan menerima Haknya sebagai badan Adhoc, pihaknya mengaku jika saat ini kesekretariatan KPU masih melakukan kelengkapan proses administrasi.
“Sekretariatan lg proses mas,” tutupnya singkat.


