BANGKALAN, Lintas madura.com – Isu tentang tidak kondusif nya kemanan barang-berharga milik warga Desa Mano’an, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan Mulai mencuat di berbagai platform media sosial. Baru-baru ini Beredar informasi di grup Facebook Kaber Mano’an tentang meraknya pencurian sepeda motor, Rabu, (05/07/2023).
Bahkan tidak hanya Facebook saja, di grup-grup WhatsApp warga Desa Mano’an pun juga tersebar informasi tersebut. Kali ini aksi pelaku curanmor terjadi di Dusun Kajer, bahkan informasi sementara di dusun tersebut hampir kedua kalinya kehilangan speda motor. Hal inilah yang membuktikan bahwa kondusifitas dan keamanan di desa tersebut mulai mencuat.
“Mano’an mulai tak kondusif lagi. Belum genap satu bulan, 3 kali kebobolan daerah Belantas kebarat. Apa kira-kira tanggapan dan gagasan dari sesepuh dan perangkat desa, yang kita cintai.. salam kompak,” Tulis Akun Facebook bernama Kayan Boros Lapan Lapan itu, di grup Facebook Kaber Mano’an. Diantaranya Dusun Nongmoncong,
Informasi yang di sampaikan akun tersebut melalui pesan pendek di Facebook, menerangkan bahwa dari tiga kejadian itu. Terjadi di dua dusun dari lima dusun yang ada di Desa Mano’an. Diantaranya Dusun nong moncong satu TKP, dan Dusun Kajer dua TKP.
“Saya Bukan Profokator Tretan, tidak mungkin asal memberi informasi. Ini terjadi di dusun Kajer dan dusun Nung Moncong,” tulisnya di kolom komentar postingan itu.
Sementara saat Kades Manoan Suryadi saat diupayakan dimintai keterangan, melalui pesan dan panggilan WhatsApp tidak ada respon. Bahkan meskipun centang biru dan panggilan memandang masuk alias berdering, tidak jawaban apapun dari yang bersangkutan pada Sabtu 01/07/2023 lalu.
Saat dikonfirmasi ulang hari ini, kades terpantau tidak aktif. Pesan pendek yang dikirim pun juga centang satu. Hingga berita ini dinaikkan ke publik masih belum ada penjelasan dari kades.
Diketahui Kepala Desa Mano’an lebih sering berada di Wilayah bagian selatan yakni di Kecamatan Blega, Baik siang maupun malam. Sehingga desa kurang terpantau dengan maksimal.
Adapun upaya koordinasi dengan pihak aparat kepolisian setempat, langsung mendapatkan keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Kokop, Aiptu Muzammil. Dia menyatakan bahwa sejauh ini belum ada laporan masuk ke Polsek, terkait pencucian sepeda motor di Desa Mano’an.
“Belum ada laporan masuk ke kami, kalau ada warga yang kehilangan motor,” terangnya pria yang baru satu tahun bertugas di kecamatan Kokop itu.


