BANGKALAN, Lintas Madura.com – UPTD SDN Sampiyan 4 dikabarkan mendapat bantuan rehebilitasi gedung sekolah secara total, akan tetapi sampai saat ini tak kunjung ada perbaikan. Kondisi tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat dua lainnya rusak tingkat ringan. Meski demikian kerusakan itu tidak menjadi prioritas pemkab Bangkalan, khususnya Dinas Pendidikan.

Kerusakan yang terjadi selalu mengintai keselamatan siswa-siwa di sekolah tersebut. Sebab, gedung yang rusak menjadi lakosi tempat bermain siswa. Adapun lokasi sekolah berada di Desa Sampiyan, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Rabu (12/06/2023).

Kepala sekolah UPTD SDN Sampiyan 4 Sudarsono mengatakan, pihak sekolah hanya bisa menunggu bantuan tersebut. Melihat kondisi sekolah sudah benar-benar tidak layak dipakai, khususnya gedung dibagian utara. Yakni Ada tiga ruang kelas I, II, dan ruang kelas III. Terpaksa tempat belajar harus di sket-sket demi keberlangsungan pembelajaran.

“Kabarnya iya dapat bantuan,” ujarnya melalui telfon seluler.

Saat disinggung menemgenai tidak adanya perbaikan itu sampai saat ini, dia hanya merespon pasrah. Jika benar ada akan diterima kalaupun tidak hanya bisa bersabar saja. Bahkan dia mempunyai anggapan masih menunggu giliran, padahal di sekolah lain sudah ada yang hampir selesai tiga kelas.

“Dari Korwil pendidikan Kecamatan Konang belum ada kabar lagi,” tegasnya.

Sebelumnya sempat juga Media Madura Raya.Id memberitakan sekolah tersebut, secara kondisi fisik sekolah yang rusak. Seperti Genting yang pecah mengancam keselamatan siswa yang belajar di sekolah itu. Selain itu kerusakan yang ada di sekolah diantaranya,Tembok mengelupas, genting pecah dan berjatuhan, prabot kelas juga rusak.

Bahkan tidak hanya itu saja yang rusak, pintu dan bangku baik meja juga sudah hancur. Ditambah lagi sebagian Calvalum bengkok, plafon banyak pecah, akibatnya ruangan itu tidak lagi difungsikan sebagai mana mestinya.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Sekolah Dasar (SD) Negeri Sampiyan 4, tenaga pengajar di sekolah tersebut memiliki delapan guru. Semenatara siswa laki-laki 42 orang dan siswa perempuan 41 orang. Adapun kurikulum SD 2013 yang diterapkan, satu perpustakaan dan 6 ruang kelas.

UPTD SDN Sampiyan 4 memiliki tiga bagunan, di sebelah utara ditempati kelas I, II dan III. Sedangkan bagian selatan ruang guru atau kantor, kelas VI, V, dan kelas IV. Tiga kelas ini yang setiap harinya digunakan untuk tempat belajar siswa, satu diantaranya yakni kelas IV juga mengalami kerusakan ringan.