Warning: Undefined variable $args in /home/terbitan/lintasmadura.com/wp-content/themes/republikwp/inc/shortcode-related.php on line 56

BANGKALAN, lintasmadura.com – Ulah ekspedisi yang mengangkut belasan dus berisi rokok tanpa cukai berhasil diamankan petugas dan TNI AL Lanal Batuporon, Kamal, Bangkalan pada Jumat malam (17/1). Uniknya, dus rokok itu disamarkan bersama durian dan petai.

Awalnya, tim yang tergabung dalam Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Batuporon itu melakukan operasi rutin di jalan H Muhammad Noer kawasan desa baengas tambakagung, kec Labang, Bangkalan.

Dalam operasi tersebut, tim mencurigai tiga unit kendaraan dan pada saat dilaksanakan interogasi oleh petugas SFQR perihal surat jalan dan manifest barang, pengemudi hanya mampu menunjukan selembar surat jalan tanpa disertai manifest barang yang dibawa.

Berdasar kecurigaan tersebut, satgas melaksanakan pemeriksaan secara intensif terhadap lima orang terduga pelaku, kendaraan maupun muatan ke Mako Lanal Batuporon.

setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil colt diesel box inisial AK (23) di ketahui bahwa kendaraan tersebut membawa tiga paket rokok non cukai.

Selanjutnya pengemudi honda Jazz dengan inisial AR (28) bersama inisial H (54) membawa tiga karton rokok non cukai yang dibawa bersama muatan lain berupa buah durian dan petai.

Kemudian mobil pick up grand max dengan sopir inisial DPW (23) dan NPP (30) membawa muatan Rokok non cukai 21 kardus sehingga total sebanyak 27 kardus.

Menurut pengakuan mereka, barang bukti tersebut berasal dari daerah Pamekasan yang akan dibawa ke sebuah gudang di Surabaya. Dari gudang tersebut akan diedarkan ke beberapa tempat di Jawa Timur.

Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mako Lanal Batuporon dan akan diserahkan ke pihak bea cukai untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Keberhasilan dalam pengagalan penyelundupan rokok ilegal ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh prajurit TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan merespon cepat informasi yang diterima, serta menindak tegas segala bentuk tindakan ilegal yang terjadi di wilayah kerjanya.