Warning: Undefined variable $args in /home/terbitan/lintasmadura.com/wp-content/themes/republikwp/inc/shortcode-related.php on line 56

Sampang-, Baru kurang lebih satu Minggu pasca ditetapkan Rudy Arifiyanto sebagai Penjabat (PJ) Bupati Sampang terus menuai kontroversi di kalangan masyarakat bawah. 7/02/2024.

Terbaru, dalam sehari, 2 aksi atau unjuk rasa terjadi di Kabupaten Sampang yang mana keduanya berbeda pandangan, ada yang pro dan kontra terhadap kebijakan dan sikap netralitas PJ.

Pertama, Aksi dilakukan oleh Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) yang menganggap bahwa PJ Bupati yang baru tidak netral dalam mengambil kebijakan.

Massa juga menuding jika PJ hanya menjadi budak Mantan Wabup Sampang, tudingan tersebut bukan tanpa alasan, karena sebelumnya sempat ramai di puluhan media online yang memberitakan jika PJ Bupati dan mantan Wabup Sampang telah mengintimidasi PJ Kelapa Desa Ragung Kecamatan Pangarengan untuk mundur dari jabatannya.

“PJ Bupati Sampang seperti yang kami gambarkan di spanduk, ibarat boneka berkepala Pak Rudi Arifiyanto, dimana tidak mementingkan kepentingan masyarakat Sampang, namun hanya mementingkan pihak tertentu,” teriak Moh Agus Efendi Korlap aksi.

Dugaan intimidasi yang dilakukan terhadap Irham Nurdayanto PJ Kepala Desa Ragung hanya demi kepentingan kelompok tertentu.

Mereka juga menuding salah satu bentuk tidak netralnya Pj Bupati Sampang yaitu tidak menempati Pendopo Trunojoyo Bupati, namun diketahui sejak datang ke Sampang, malah menempati rumah baru H. Abdullah Hidayat, yang dikenal gedung putih di Sampang.

Mirisnya, Aksi massa tidak ditemui PJ Bupati Sampang, sehingga kecewa dan membakar ban bekas dan mengancam akan kembali dengan membawa massa yang lebih banyak.

Namun sesuai AMPAS melakukan aksi, kemudian disusul aksi puluhan massa yang Pro pendukung kinerja PJ Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto.

Selain banner dan Poster, dukungan untuk PJ Bupati, ada juga foto dan banner bertuliskan desakan agar polres Sampang, menindak tegas PJ Kades Ragung, Irham yang dinilai menjadi biang kegaduhan dan penyebar fitnah.

“Tangkap Irham. Tangkap penyebar hoax!” Tulis banner lain yang di acung-acungkan oleh massa pendukung Pj Bupati Sampang.

Wafie Anas selaku Korlap Aksi menuntut Polisi harus segera menangakap Irham Pj kepala desa Ragung, Kecamatan Pangarengan Sampang yang dianggapnya telah menjadi pemicu kegaduhan.

Sebelumnya ramai pemberitaan, PJ Kades Ragung Kecamatan Pengarengan, Irham Nurdiyanto merilis insiden intimidasi terhadap dirinya, agar mundur dari jabatannya.

Dimana, mengaku di tekan paksa PJ Bupati Sampang, Rudi Afriyanto, dan ancaman nyawanya dari mantan wakil Bupati Sampang, yang juga ketua DPC PPP Kabupaten Sampang, yaitu H. Abdullah Hidayat.

Sehingga hal tersebut juga berujung pelaporan kepada Mapolres Sampang yang dilakukan oleh pendukung Irham Nurdayanto.