Jakarta, lintasmadura.com- Pertamina buka suara dan meminta maaf kepada masyarakat usai sejumlah motor mengalami kendala ‘brebet’ usai diisi bensin Pertalite. Kejadian ini sebelumnya ramai dikeluhkan masyarakat Jawa Timur sejak beberapa hari terakhir.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan, sebagai tindak lanjut pihak Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya sebagai mayoritas supply point BBM area terdampak. Kata dia hasilnya BBM Pertalite itu dinyatakan sesuai spesifikasi.

 

“Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan Quality and Quantity (QQ) BBM di level SPBU sebagai titik distribusi akhir kepada masyarakat. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk,” kata Ahad melansir detik, Jumat (31/10).

 

Ia juga melayangkan permohonan maaf atas munculnya ketidaknyamanan terkait laporan masyarakat.

 

Sebelumnya ramai aduan konsumen soal Pertalite yang bikin motor mereka brebet. Laporan itu di antaranya berasal dari Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Seiring itu, sejumlah bengkel di Jawa Timur mengaku menerima banyak keluhan motor brebet. Keluhannya seragam, yaitu motor brebet usai mengisi Pertalite.

 

Pertamina telah membuka 17 Posko untuk melayani keluhan tersebut.

 

Untuk wilayah terdampak lainnya di luar lokasi posko di atas dapat menghubungi SPBU terakhir pembelian BBM, atau bisa menghubungi via Pertamina Contact Center pada pilihan kanal berikut :

– Call Center 135

– ⁠Email pcc135@pertamina.com

– ⁠DM Instagram @pertamina.135.