SAMPANG, lintasmadura.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang kembali menebar kepedulian lewat kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar di lingkungan Rutan, Jumat (11/10/2025).

Kegiatan rutin ini menjadi bentuk komitmen Rutan Sampang dalam menjalankan fungsi pembinaan sekaligus menunjukkan sisi kemanusiaan di balik tembok jeruji besi.

Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Kamesworo, memimpin langsung jalannya kegiatan bersama jajaran petugas. Mereka membagikan paket makanan kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan penuh kehangatan.

Meski sempat terjadi kesalahan penyebutan sasaran pada informasi awal, Kamesworo menegaskan bahwa penerima utama kegiatan ini adalah para WBP sebagai bentuk dukungan moral dan penguatan spiritual.

Menurutnya, program Jumat Berkah menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Rutan terhadap penghuni yang tengah menjalani masa pembinaan agar tetap merasa dihargai dan diperhatikan.

“Bagi kami, mereka bukan sekadar narapidana, tetapi saudara yang harus kita rangkul agar dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kamesworo.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari program akselerasi Menteri Hukum dan HAM serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait peningkatan kegiatan sosial di Lapas dan Rutan.

Proses pembagian paket nasi berlangsung tertib. Petugas turun langsung berinteraksi dengan para WBP untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan penuh suasana kekeluargaan.

Kamesworo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat. Ia menilai sinergi antara petugas dan WBP menjadi kunci terciptanya suasana Rutan yang kondusif dan humanis.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk berbagi kasih,” tuturnya.

Melalui program Jumat Berkah, Rutan Kelas IIB Sampang berharap mampu menghapus stigma negatif tentang lembaga pemasyarakatan dan memperlihatkan bahwa Rutan juga hadir sebagai institusi yang peduli, humanis, dan berkomitmen membina WBP agar siap kembali ke masyarakat.