Sampang,LINTASMADURA – Mirisnya jalan rusak tak tersentuh aspal, dari ratusan warga di wilayah Dusun Gunungkesan Barat Desa Paopale laok Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.

Untuk meminta para pemudanya untuk memviralkan atau menginformasikan dan melaporkan kepada Pemerintah Daerah kabupaten Sampang banyaknya jalan rusak di Desanya, yang tidak kunjung di perbaiki oleh pemerintah setempat, (31/05/2023)

Abdul Hamid Mengatakan Saat dijumpai Wartawan yang sedang melintas di lokasi jalan rusak parah tersebut di minta oleh warga untuk melaporkan atau memviralkan jalan rusak ini agar segera di dengar oleh pemerintah.

“Saya diminta oleh warga disini untuk melaporkan dan memviralkan. Namun, kami sadar tidak mempunyai relasi yang kuat kepada pemerintah daerah”.

Hamid menambahkan ironi sekali dan nyaris tak berkesudahan akibat minimnya kepedulian aparatur daerah Dan pemerintah Desa (Pemdes) Paopale laok Kecamatan Ketapang.

Meskipun sudah Puluhan Tahun Jalan Penghubung sepanjang kurang lebih 1,8 KM dari Dusun Gunungkesan Barat ke Dusun Toguran, jalan tersebut tak tersentuh oleh program pemerintah Padahal Di Desa ada Dana Desa (DD) kurang lebih 1 Miliar yang setiap tahun di gelontorkan Oleh pemerintah kepada pemerintah Desa, ucapnya.

“Mestinya bisa digunakan untuk merawat, memperbaiki dan meningkatkan ruas jalan yang rusak dan jalan yang tidak pernah disentuh program pengerasan.” Ujarnya hamid.

Sebagai pengguna, wajar jika masyarakat sangat peduli. Sebab ruas jalan berkait langsung dengan aktivitas kelancaran mobilitas warga untuk perputaran ekonomi Sebaliknya, entah apa yang menjadi kepedulian pemda kabupaten Sampang dan pemdes Paopale laok,

“Kerusakan parah dan tidak tersentuh pengerasan itu. Karena kepedulian warga nyaris tak pernah ditanggapi otoritas setempat, keluh-kesah mereka akan mereka suarakan di ruang publik, bahkan akan melaporkannya langsung kepada kepala negara. Seperti halnya yang viral bulan-bulan yang lalu”. Sampainya

Hamid warga dusun Gunung Kesan Barat Desa Paopalelaok Menjelaskan Dengan terpaksa kami melakukan kegiatan Galang dana dari pintu ke pintu dan rencana pengecoran beton jalan ini merupakan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang tak kunjung di tanggapi aduannya padahal tiap hari kita melintas di jalan yang ini bertaruh nyawa.

Kalau kita terus diam mungkin sampai kiamat pun kita tidak menikmati jalan baik kak. Kita sudah berencana akan mempublikasikan ini ke publik dan berencana melaporkan ke kepala negara kita yakni presiden Joko Widodo seperti halnya yang viral bulan-bulan yang lalu.” Tuturnya.

Sementara itu PJ Kades Paopalelaok saat di konfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan masyarakat Gunungkesan Barat itu langsung menelpon wartawan via aplikasi WhatsApp dan menjelaskan bahwa telah ada pemberitahuan dari Apel Manjur temor Misra’il.

Dia menjelaskan kepada PJ Kades Paopalelaok bahwa akan ada kegiatan pengecoran jalan di dusun Gunungkesan Barat lalu kepada Misra’il Pak PJ Kades Paopalelaok mengatakan dia mengapresiasi dan akan menyumbang semen nantinya.

Dalam keterangan itu pula PJ Kades Paopalelaok menjelaskan bahwa Apel Gunungkesan masih belum memberi tahu kepadanya tentang rencana kegiatan itu.” ujarnya