Pamekasan-, Musyawarah Besar (Mubes) ke 3 Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) berjalan alot, perebutan nahkoda organisasi pariwisata di Madura itu berjalan secara demokratis

Kealotan pemilihan pucuk pimpinan Asprim terlihat saat presedium memaparkan beberapa poin persyaratan calon ketua umum Asprim

Beberapa poin sempat menjadi bahan perdebatan hingga akhirnya harus dilakukan voting terbuka, yang pada akhirnya dijadikan dasar rujukan pelaksanaan pemilihan pada kegiatan tersebut

Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (14/11/2024) dihotel Odaita Pamekasan itu diikuti oleh para pelaku pariwisata dari berbagai daerah di Pulau Madura

Awalnya, perwakilan dari setiap kabupaten mengusulkan nama calon ketua yang kemudian setalah dilakukan seleksi akhirnya mengerucut pada 2 nama yakni Matsaleh dan Hanafi

Dari 28 peserta Mubes yang memberikan hak suara, akhirnya Matsaleh terpilih sebagai ketua umum Asprim periode selanjutnya menggantikan posisi Ahmad Vicky Faisal yang saat ini harus melanjutkan pendidikan Magister ilmu pariwisata diluar Madura

Matsaleh berhasil mendapatkan 18 suara, sedangkan rivalnya Hanafi mendapatkan 10 suara

Berdasarkan hasil tersebut, pria kelahiran Sumenep yang saat ini menjadi dosen disalah satu fakultas di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu resmi menjadi nahkoda Asprim periode selanjutnya

“Terima kasih atas kepercayaan teman-teman, saya akan jaga kepercayaan ini, mari kita besarkan Asprim bersama”,ujar Matsaleh.