Sampang || Masa kepemimpinan pasangan H.Slamet Junaidi H Abdullah Hidayat di kabupaten Sampang hampir berakhir

Pasalnya sejak dilantik 2019 silam sudah hampir purna menjadi 5 tahun masa pengabdian dari pasangan tersebut

Masa kepemimpinan pria yang akrab disapa Aba Idi tersebut dinilai sukses banyak kalangan, karena ditangannya banyak membuat perubahan dikabupaten Sampang, mulai dari pembangunan perkotaan dengan adanya alun alun Trunojoyo yang tidak hanya menjadi ikon kebanggaan, namun pertumbuhan ekonomi baru, pengecoran jalan hingga ke beberapa desa dan pembangunan Jalur Lingkar Selatan (JLS) serta pembangunan rumah sakit yang digadang-gadang akan menjadi rujukan se Madura

Maka tak heran ada nitizen menyebut pria yang pernah menjabat anggota DPR RI mewakili Madura itu sebagai Bupati Madura

Tak hanya itu, kesan positif di periode pertama kepemimpinan pasangan yang berjuluk Jihad itu dirasakan oleh berbagai kalangan, termasuk beberapa sopir di kecamatan Robatal dan Sokobanah

Tohir (40) warga desa Tobai Barat kecamatan Sokobanah yang sehari-hari bekerja sebagai sopir mengatakan, bahwa saat ini dirinya seperti bermimpi bisa menikmati jalan mulus yang tak pernah dia bayangkan

“Sejak saya lahir, disini (Tobai Barat) belum pernah merasakan jalan seperti sekarang, dan saya sebelumnya tak pernah membayangkan hal ini, karena rasanya mustahil”,ujarnya, Jumat (29/12/23) kepada lintasmadura.com

Namun menurutnya kemustahilan itu sirna saat dirinya tau pemerintah kabupaten Sampang menggelontorkan dana puluhan miliar dari APBD kabupaten Sampang untuk pembangunan jalan mulai dari Gunung Rancak hingga Tobai Timur sejak beberapa tahun lalu

“Sekarang benar nyata, jalan cor ini sangat bermanfaat sekali, dan tentunya sangat membantu bagi kami sebagai masyarakat bawah, apalagi sopir seperti saya”, imbuhnya

Tohirpun bercerita bagaimana dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai sopir sekarang sudah tidak lagi sering memperbaiki mobilnya seperti sebelum adanya perbaikan jalan tersebut

Bahkan saat ini dirinya mengaku pendapatan bertambah, karena akses jalur ekonomi dari dampak pembangunan infrastruktur tersebut sangat dirasakan

Sama seperti Tohir hal senada disampaikan oleh Holil (43), warga desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal

Holil yang mata pencahariannya juga sebagai sopir itu mengatakan bahwa jika sebelumnya untuk membawa penumpang hanya sekali, namun kini berkali-kalipun sudah tak khawatir lagi

“Dulu jalannya rusak, jadi palingan sekali aja kalau narik, nah sekarang Alhamdulillah sudah bagus, jadi gak khawatir mobil cepat rusak”,tuturnya

Selain itu, Holil menambahkan bahwa semenjak pembangunan jalan tersebut selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat, banyak dampak yang dirasakan

“Tidak hanya itu mas, sejak jalan itu bisa digunakan, kebutuhan kita juga terpenuhi, karena dipinggir jalan banyak bertambah swalayan, barber, pedagang kaki lima yang dulunya merantau, sekarang buka sendiri, intinya bangga sekali terhadap kepemimpinan beliau”, tutupnya.