SAMPANG, lintasmadura.com – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui sang istri, Evi Slamet Junaidi, kembali menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Pendopo Agung Trunojoyo Sampang dan dihadiri ratusan anak yatim beserta para pendamping.
Santunan yang diberikan merupakan bagian dari program rutin yang terus dijalankan Bupati Sampang sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayahnya.
Pada tahun 2026, penyaluran santunan ini telah memasuki tahap kelima dan keenam, sehingga jumlah penerima manfaat terus bertambah dari waktu ke waktu.
Kehadiran ribuan anak yatim di Pendopo Agung disambut dengan penuh kehangatan. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga penyerahan santunan.
Adapun anak yatim yang menerima santunan berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang dengan jumlah yang telah ditetapkan.
Kecamatan Sampang menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni sebanyak 156 anak, disusul Kecamatan Kedungdung sebanyak 106 anak dan Kecamatan Banyuates sebanyak 98 anak.
Selanjutnya, Kecamatan Omben menerima kuota 88 anak, Ketapang 70 anak, Tambelangan 68 anak, Camplong 64 anak, dan Torjun sebanyak 62 anak.
Sementara itu, Kecamatan Sreseh dan Sokobanah masing-masing memperoleh 52 penerima, Robatal dan Karang Penang masing-masing 50 penerima, Jrengik 48 penerima, serta Pangarengan sebanyak 36 penerima.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap santunan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak yatim sekaligus menjadi bentuk perhatian kepada mereka.
Program santunan anak yatim ini pun diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sampang.


